Rabu, 30 Januari 2013

Suburbian Pride | Richcracker



Ska genre musik yang lagi meledak ledaknya di Malang saat ini, its feel like last 1990’s back to the first 2010’s. Sangat beruntung sekali Anekdot Magazine berhasil menemui salah satu band Ska yang lagi meledak di Malang saat ini. Richcracker band yang dibentuk diawal tahun 2010 ini adalah band pendatang baru yang mengusung genre Ska. Dikalangan rude boys dan kalangan underground lainnya mereka sudah cukup untuk menjadi Rising Star kota Malang diawal tahun 2012 ini. Beberapa pensi, kompilasi dan gigs gigs akhir akhir ini telah mampu mereka hajar habis habisan.
Langsung saja kita kuak seluk beluk band ini check this out!. Mereka (Richcracker) mengatakan tidak ada makna khusus dalam pemberian nama Richcracker “kami tidak mempunyai makna khusus dalam memberikan nama ini wong nama richcracker kita dapat dari letupan mulut salah satu teman kami ya dia bernama Alan aka Bakabon yang melahirkan nama ini” ujar Denis.
Band Ska yang berdomisili di Singosari ini mengaku sangat senang melihat keberadaan dan musik mereka bisa disambut dengan baik. Ketika disinggung tentang domisili mereka yang terbilang Malang coret, dimana letak geopolitik yang biasanya ditutup tutupi mereka menjawab “buat apa malu mengakui dari mana asal kalian, bagaimana keadaan kalian, kalo bisa sih banggain asal kita, asal jangan menyombongkan hehehe, kita santé disini hehe” ucap mereka saat ditemui langsung oleh anekdotmagz di Singosari. Richcracker mampu memberikan kesan bahwa suburbia mampu menjadi kreatif sekreatif anak kota.
Wohoo read for the top i still wonder  that’s cool quote, band ini telah merilis 2 lagu yang masing masing adalah single demo mereka di waktu yang berbeda. Uniknya kedua lagu mereka dikemas dalam nuansa berbeda, eits tapi tunggu dulu meskipun mereka berkutat pada subgenre yang berbeda Richcracker tetap mempertahankan identitas mereka sebagai band ska.
Yes, mereka tidak monoton dalam bermain musik mereka berwarna!, kedua demo mereka terdengar sangat berbeda, pertama saya mendengarkan lagu mereka yang berjudul “With My Friend” lagu ini sangat kental sekali dengan 2 tune ska dengan gandengan sedikit irama cepat ala ska punk. Lagu ini sangat menarik sekali, tiupan ngotot saxophone dan brass dengan power yang bagus terjadi diawal lagu ini dimulai, yup secara naluriah power mereka mampu menarik para rude boys yang haus akan ska beat dengan hentakan yang bersemangat yang tentunya akan memanaskan lantai dansa. Dan tetapi ketika mendengarkan single demo mereka yang kedua yaitu “Coffe Time” saya agak bingung nuansa dan romansa yang berbeda telah dikomposisikan dalam lagu ini mereka mengkomposisikan rocksteady sebagai dasar lagu ini. Namun rasa bingung saya terjawab ketika saya mulai berfikir lebih dalam, wow mereka kreatif mereka inginkan richcracker tidak hanya sebagai band yang hanya mampu berjalan dari satu titik ke titik lurus didepannya. Benar mereka bermain pada genre ska tetapi mereka tidak terpaku dalam satu subgenre mereka berhasil memainkan trad ska, ska punk, rocksteady, 2 tune, dan whatever yang penting ska iku sante dengan nada yang manis dan tidak sumbang.
Pada lirik dari kedua lagu mereka jelas sekali terlihat bahwa kebersamaanlah yang membuat mereka bersatu. Band salah satu pengisi kompilasi “Skankin Indo” ini ingin memperlihatkan bahwa kebersamaan adalah dasar dari suatu kekeluargaan dan dari kebersamaanlah mereka dapat melahirkan richcracker. Dalam lagu lagu mereka juga terdengar tidak adanya kesombongan dari salah satu personil, jika ditilik dari kedua demo mereka, setiap personil mempunyai waktu yang pas untuk memainkan perannya yang membuat lagu mereka menjadi semaksimal mungkin.
Dan selebihnya adalah apa yang saya ucapkan dalam pemberian nilai plus kepada mereka, keep skankin dude!.
photo by : richcracker facebook photo album

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:
Free Blog Templates